RSS

Author Archives: Novia

About Novia

Guru yang mencoba menulis

I Know How You Feel

Background: Di skeolah ada peraturan yang mewajibkan siswa memakai sepatu hitam. Karena sering ditemukan anak-anak yang suka memakai sepatu tidak sesuai aturan, akhirnya salah serang guru mengajukan untuk membeli sepatu hitam yang murah…semurah mungkin. Sepatu murah pun ditemukan, walaupun murah sepatu-sepatu tersebut cukup nyaman dan salah seorang guru pun meminta dibelikan satu.

Aksi sepatu murah pun dilaksanakan. Banyak anak yang terpaksa melepas sepatu yang dipakainya untuk diganti dengan sepatu milik sekolah tersebut.

Suatu hari, Miss X memakai sepatu tersebut dan tiba-tiba ada siswa yang berkata, “Miss, I know how you feel! Miss dipaksa pakai sepatu itu juga kan!

 
1 Comment

Posted by on September 24, 2013 in Cerita Guru Lain, Siswa SMP

 

Tags: , , , ,

Berbagi Korea

Taraz: Bu, tau ga artis korea A kan begini begitu

Saya: Trus?

Taraz: Iya dia begini…begitu…

Saya: Trus?

Taraz: bla…bla…bla

Saya: Trus?

Dina: Raz…si Ibu dah bilang trus…trus doang berarti dia ga tertarik!

Hehehe…maaf ya, bukan anti Korea tapi saya benar-benar ga tertarik untuk tahu gosip seputar celeb Korea yang sama sekali ga saya kenal.

 
Leave a comment

Posted by on August 25, 2013 in Cerita Siswa, On the Spot, Siswa SMA

 

Tags: , , ,

Sekolah adalah Rumah Kedua

…namun pernyataan tersebut tidak berlaku untuk semua sekolah yang saya ajar.

Kalo dihitung-hitung. Saya sudah mengajar di 7 sekolah, namun yang bisa disebut sebagai rumah kedua hanya 3.

Awal menjadi guru, saya mengajar di sebuah yayasan yang siswanya menengah ke bawah, anak-anaknya luar biasa ga disiplin dan saya mengajar tingkat SMP. Sebentar aja saya sudah ga betah.

Lalu saya mengajar di sekolah kecil lainnya. Awalnya tearasa nyaman karena baik guru dan muridnya langsung dekat semua. Tapi ketika terjadi pergantian Kepala Sekolah…sekolah itu jadi tidak nyaman lagi.

Pada saat yang bersamaan saya mengajar di sekolah yang terkenal di Depok, sekolah anak-anak kaya. Tempat bersih dan menyenangkan…TAPI saya sama sekali ga merasa nyaman. Mengajar disana berasa banget kayak kerja. Saya senang-senang aja pas ngajar tapi sesudahnya yang langsung bikin bosan.

Kemudian saya berhenti dari kedua tempat itu dan mengajar di sekolah saya waktu saya SMA, saya mengajar disana melalui sebuah lembaga yang bekerjasama dengan SMA tersebut. Saya seperti balik ke rumah. Saya langsung nyaman disana. SMA 28 adalah rumah kedua saya yang pertama. Saya sangat suka berlama-lama di sekolah ngobrol dengan guru lain dan murid-murid saya (terutama dengan murid-murid). Mengajar total 21 kelas sebenarnya luar biasanya melelahkan tapi saya tetap merasa senang dan m,enikmati hari-hari disana.

Lalu saya pindah ke SMA negeri lain, masih melaluli sebuah lembaga. Sebenarnya disana itu menyenangkan tapi JAUUUUUH banget. Berangkat terasa menyiksa karena saya harus bangun sebelum Adzan subuh. Lelah banget rasanya dan akhirnya saya memutuskan untuk berhenti walaupun sebenarnya saya sudah menyukai anak-anaknya.

Saya pun menemukan rumah kedua saya yang kedua. Galang Farmasia LAMA benar-benar menyenangkan. para guru dan karyawan sangat menyatu walaupun tidak setiap saat bertemu. Murid-muridnya pun menyenangkan… sayangnya sekolah itu hanya bertahan 2 tahun dan terjadi pergantian pemilik 😦 Di Galang BARU tidak seindah di galang lama. Saya pun memutuskan untuk mencari-cari sekolah baru.

Alhamdulillah….sekarang saya menemukan rumah kedua saya yang ketiga 🙂

Saya baru berada disana selama 2 bulan tapi rasanya seperti sudah tahunan. Saya begitu nyaman ada disana. Pekerjaannya memang dua kali lebih banyak daripada sekolah-sekolah saya sebelumnya tapi semuanya itu terasa menyenangkan karena baik murid, guru maupun fasilitas sekolah semuanya begitu mendukung untuk menbuat saya nyaman.

Entah sampai berapa lama saya disana…saya berharap semuanya tetap nyaman dan saya bisa lama disana 🙂

 
Leave a comment

Posted by on August 23, 2013 in Cerita Lainnya

 

Tags: , , , , ,

Menstruasi

Pelajaran: Biology

Tema: Reproduksi tumbuhan Paku

Pas bagian sporanya keluar dari sorus, salah satu anak bertanya

“Miss itu apa? menstruasi ya?”

Saya cuma bisa ketawa aja. Anak-anak grade 8 B walaupun luar biasa berisiknya tapi lucu.

 
Leave a comment

Posted by on August 20, 2013 in On the Spot, Siswa SMP

 

Tags: , , , ,

Miss Kura-Kura

Tahun ajaran ini, saya mengajar di sekolah berbasis kurikulum IB. Kurikulum ini merupakan kurikulum tematik.

Unit 1 saya diharuskan mengajarkan IT kepada siswa Grade 6. Maka saya memutuskan untuk mengajarkan Photoshop daripada Photoscape. Karena yang saya tunjukkan adalah contoh-contoh editan Photoshop saya yang semuanya kura-kura, mereka pun mulai berkomentar.

Contoh editan saya

Grade 6A (kelas putri): “Miss, kok isinya kura-kura mulu sih?”

Saya: “Karena saya memang senangnya mengedit kura-kura buat blog saya”

Grade 6A: “Miss punya blog? Pasti tentang kura-kura ya?”

Saya: “Iya” (sambil senyum)

Grade 6A: “Ya ampun…liat deh brosnya juga kura-kura.”

Besoknya ketika bertemu di luar kelas … saya punya nama baru

Grade 6A: “Hallo Miss Kura-kura”

Jadi sekarang saya punya nickname baru 😉

 
Leave a comment

Posted by on August 16, 2013 in On the Spot, Siswa SD

 

Tags: , , , ,

Matahari Indonesia

Waktu pertama kali saya liat nama Matahari Indonesia di list absen Kelas X tahun 2005 di SMAN 28, saya sempat heran dan bertanya-tanya apa nama tersebut betulan.

Dan yakinlah kalau nama itu benar-benar ada!

Lucunya…dengan nama seunik itupun, masih ada juga alumni yang ragu kalau itu adalah nama temannya.

Ini sedikit screencapture dari obrolan mantan murid-murid saya (Mantan karena mereka dah lulus tahun 2008)

1

Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on August 15, 2013 in On the Spot, Siswa Alumni

 

Tags: , ,

Guru Tanpa Patokan Pakaian

Tulisan ini adalah sebagian dari postingan saya di Polychrome Interest.

Sepanjang saya menjadi guru, saya terikat aturan pakaian yang harus resmi, walupun sebenarnya saya adalah orang yang lebih suka pakai kaos dan jeans. Saat mengajar saya harus memakai celana bahan dan baju formal. Pakaian seperti itu sangat menganggu jika saya ingin pergi nonton atau berkumpul dengan teman setelah mengajar.

Malah saya pernah diwajibkan pakai rok!! Wah saya benar-benar bukan orang yang bisa pakai rok. Pakaian khusus wanita itu benar-benar merepotkan.

Kadang saya suka iri jika melihat film-film luar negeri dimana gurunya boleh memakai jeans. Saya berpikir kenapa ya kita tidak seperti mereka? Toh yang penting adalah cara mengajar dan mendidik kita.

Alhamdulillah…akhirnya saya menemukan sekolah dimana guru diijinkan untuk memakai jeans dan kaos 🙂

Di sekolah tersebut, yang terpenting adalah performa guru terhadap siswa, bukan pakaiannnya 🙂

 
Leave a comment

Posted by on August 9, 2013 in Cerita Lainnya

 

Tags: , , , , , ,