RSS

Tag Archives: Guru

Sekolah adalah Rumah Kedua

…namun pernyataan tersebut tidak berlaku untuk semua sekolah yang saya ajar.

Kalo dihitung-hitung. Saya sudah mengajar di 7 sekolah, namun yang bisa disebut sebagai rumah kedua hanya 3.

Awal menjadi guru, saya mengajar di sebuah yayasan yang siswanya menengah ke bawah, anak-anaknya luar biasa ga disiplin dan saya mengajar tingkat SMP. Sebentar aja saya sudah ga betah.

Lalu saya mengajar di sekolah kecil lainnya. Awalnya tearasa nyaman karena baik guru dan muridnya langsung dekat semua. Tapi ketika terjadi pergantian Kepala Sekolah…sekolah itu jadi tidak nyaman lagi.

Pada saat yang bersamaan saya mengajar di sekolah yang terkenal di Depok, sekolah anak-anak kaya. Tempat bersih dan menyenangkan…TAPI saya sama sekali ga merasa nyaman. Mengajar disana berasa banget kayak kerja. Saya senang-senang aja pas ngajar tapi sesudahnya yang langsung bikin bosan.

Kemudian saya berhenti dari kedua tempat itu dan mengajar di sekolah saya waktu saya SMA, saya mengajar disana melalui sebuah lembaga yang bekerjasama dengan SMA tersebut. Saya seperti balik ke rumah. Saya langsung nyaman disana. SMA 28 adalah rumah kedua saya yang pertama. Saya sangat suka berlama-lama di sekolah ngobrol dengan guru lain dan murid-murid saya (terutama dengan murid-murid). Mengajar total 21 kelas sebenarnya luar biasanya melelahkan tapi saya tetap merasa senang dan m,enikmati hari-hari disana.

Lalu saya pindah ke SMA negeri lain, masih melaluli sebuah lembaga. Sebenarnya disana itu menyenangkan tapi JAUUUUUH banget. Berangkat terasa menyiksa karena saya harus bangun sebelum Adzan subuh. Lelah banget rasanya dan akhirnya saya memutuskan untuk berhenti walaupun sebenarnya saya sudah menyukai anak-anaknya.

Saya pun menemukan rumah kedua saya yang kedua. Galang Farmasia LAMA benar-benar menyenangkan. para guru dan karyawan sangat menyatu walaupun tidak setiap saat bertemu. Murid-muridnya pun menyenangkan… sayangnya sekolah itu hanya bertahan 2 tahun dan terjadi pergantian pemilik 😦 Di Galang BARU tidak seindah di galang lama. Saya pun memutuskan untuk mencari-cari sekolah baru.

Alhamdulillah….sekarang saya menemukan rumah kedua saya yang ketiga 🙂

Saya baru berada disana selama 2 bulan tapi rasanya seperti sudah tahunan. Saya begitu nyaman ada disana. Pekerjaannya memang dua kali lebih banyak daripada sekolah-sekolah saya sebelumnya tapi semuanya itu terasa menyenangkan karena baik murid, guru maupun fasilitas sekolah semuanya begitu mendukung untuk menbuat saya nyaman.

Entah sampai berapa lama saya disana…saya berharap semuanya tetap nyaman dan saya bisa lama disana 🙂

 
Leave a comment

Posted by on August 23, 2013 in Cerita Lainnya

 

Tags: , , , , ,

Guru Tanpa Patokan Pakaian

Tulisan ini adalah sebagian dari postingan saya di Polychrome Interest.

Sepanjang saya menjadi guru, saya terikat aturan pakaian yang harus resmi, walupun sebenarnya saya adalah orang yang lebih suka pakai kaos dan jeans. Saat mengajar saya harus memakai celana bahan dan baju formal. Pakaian seperti itu sangat menganggu jika saya ingin pergi nonton atau berkumpul dengan teman setelah mengajar.

Malah saya pernah diwajibkan pakai rok!! Wah saya benar-benar bukan orang yang bisa pakai rok. Pakaian khusus wanita itu benar-benar merepotkan.

Kadang saya suka iri jika melihat film-film luar negeri dimana gurunya boleh memakai jeans. Saya berpikir kenapa ya kita tidak seperti mereka? Toh yang penting adalah cara mengajar dan mendidik kita.

Alhamdulillah…akhirnya saya menemukan sekolah dimana guru diijinkan untuk memakai jeans dan kaos 🙂

Di sekolah tersebut, yang terpenting adalah performa guru terhadap siswa, bukan pakaiannnya 🙂

 
Leave a comment

Posted by on August 9, 2013 in Cerita Lainnya

 

Tags: , , , , , ,